Minggu, 28 April 2013

size

Jenis Bahan : spandex yang elastis dan adem Model : Jilbab instant, praktis langsung
pakai Aksesoris : rempel/kriwil di kepala dan tali karet belakang Berat : Size M (150 gram), Size L (250
gram), Size XL (270 gram) Ukuran Pet : Tidak ada pet Ketebalan Bahan : Tebal Perlu Memakai Dalaman
Jilbab? : Tidak Ukuran M Panjang Wajah : 27 cm Lebar Wajah : 26 cm Panjang Jilbab Bagian Depan : 38 cm Panjang Jilbab Bagian Belakang : 62 cm Ukuran L Panjang Wajah : 27 cm Lebar Wajah : 26 cm Panjang Jilbab Bagian Depan : 44 cm Panjang Jilbab Bagian Belakang : 76 cm Ukuran XL Panjang Wajah :
27 cm Lebar Wajah :
26 cm Panjang Jilbab Bagian Depan :
60 cm Panjang Jilbab Bagian Belakang :
82 cm
klik

Rabu, 10 April 2013

ciput maroko smok


ciput maroko

ciput maroko mawar

bukan segitiga biasaa

pesan sekarang juga

size

Dewasa (cm) S M L XL XXL
Jumbo Panjang Badan 126 129
134 138 142 138 Lingkar
Badan 96/24 100/25 104/26
108/27 112/27,5 120 Panjang
Lengan 53 54 55 57 58 58 1/2 Lebar Lengan 13 14 15 16 16
1/2 Kerung Lengan 23 24 25
26 26,5 Lengan 19/20 22 23 24
24,5 Panjang Pundang (Bahu)
11,5 12 12,5 13 13 1/2 Kerung
Leher 9 10 10,5 11 11,5 Lebar Bawah 140/35 140/35 144/36
144/36 144/36 146/37
Keterangan Laki-Laki Dewasa
(cm) S M L XL XXL Jumbo
Lingkar Badan 100/25 108/27
16/29 124/31 128/32 Panjang Badan 70 70 73 75 78 1/2
Kerung Leher 10 10,5 11 11,5
11,5 Panjang Pundang (Bahu)
14 15 16 17 17 Panjang
Lengan 55 56 57 58 59 1/2
Kerung Lengan 22 23 24 25 26 1/2 Lingkar Lengan 14 15 16
17 17 Keterangan Laki-Laki
Anak (cm) TK SD S M L S M L
Panjang Badan 45 48 52 58 60
64 Lingkar Badan 72/18 76/19
80/20 84/21 88/22 92/23 Panjang Lengan 31 34 37 40
45 49 1/2 Lingkar Lengan 15
16 17 18 19 20 Panjang
Pundang (Bahu) 8 8 9 10 11 12
1/2 Kerung Leher 7 7 8 8 9 9
Pinggang 45 45 48 50 52 55 Panjang Celana 60 63 68 70 79
85 1/2 Pesak 22 23 26 28 29
30 1/2 Lingkar Kaki 16 17 18
19 20 21 1/2 Paha 23 24 25 26
27 28 1/4 Lingkar Pinggang 20
21 22 23 24 25 Keterangan Wanita Anak (cm) BATITA TK S
M L S M L Lingkar Badan 56/14
60/15 64/16 68/17 72/18 76/19
Panjang Jilbab 60 65 75 79 82
88 Lebar Bawah Jilbab 104/26
104/26 104/26 120/30 120/30 120/30 1/2 Kerung Leher 6 7 7
8 8 8 Panjang Pundang (Bahu)
6 6 6,5 7 8 8,5 1/2 Kerung
Lengan 12 12 12 13 14 15
Panjang Lengan 26 27 29 31
34 37 1/2 Lebar Lengan 10 10 10 11 11 11 Kerudung (Khimar)
30/40 30/40 30/40 33/43 37/47
40/50 Rampel Kerudung 7 7 7
7 7 7 Keterangan Wanita Anak
(cm) SD REMAJA S M L ABG 1
ABG 2 XS Lingkar Badan 80/20 84/21 88/22 92/23 96/24 92/23
Panjang Badan 94 99 105 117
119 126 Lebar Bawah Jilbab
140/35 140/35 140/35 140/35
140/35 140/35 1/2 Kerung
Leher 8 8,5 9 9 9 9 Panjang Pundang (Bahu) 8,5 9 10 11 11
10 1/2 Kerung Lengan 16 17
18 19 19 23 Panjang Lengan
45 48 50 52 52 53 1/2 Lebar
Lengan 11 12 12 13 13 13
Kerudung (Khimar) 43/53 47/57 50/60 55/65 57/67 Rampel
Kerudung 7 7 7 7 7

Minggu, 09 Desember 2012

dendam

Dalam udara terbuka aku berdi menangis tertawa dengan tatapan yg memelas ke atas langit.Bibirku menganga tak kuasa menahan sakit yg mendera.Jiwaku bergelora terbakar api kemarahan yg entah pada siapa bisa kumelampiaskanya.
Semuanya serba samar,tak jelas.Namun dihari itu juga aku yakin kalau hari esok mentari masih terbit dari timur.Dalam kegelisahan kutanamkan api Dendam di dalam hati terdalamku agar tak Ada seorang pun Yg dapat meredam amarahku.
Aku pulang dan kenangan itu terlihat jelas di depan mataku.Senyuman seorang istri saat menyambut suaminya yg bru pulang kerja,menyediakan tea atau segelas air putih,seorang putri kecil yg mencium tangan ayahanda tercintanya.
Air mataku kembali berlinang tatkala aku membuka pintu kamarku,yg kulihat seorang bidadari dunia sedang menyisir rambut panjangnya.Kulangkahkan kakiku perlahan,tanganku berusaha menggapainya meski Kusadar itu hanyalah bayangan.
Amarahku memuncak dan kutinju cermin di depanku saat ku tak bisa menggapainya
bersambung,by cowok galo Dalam udara terbuka aku berdi menangis tertawa dengan tatapan yg memelas ke atas langit.Bibirku menganga tak kuasa menahan sakit yg mendera.Jiwaku bergelora terbakar api kemarahan yg entah pada siapa bisa kumelampiaskanya.
Semuanya serba samar,tak jelas.Namun dihari itu juga aku yakin kalau hari esok mentari masih terbit dari timur.Dalam kegelisahan kutanamkan api Dendam di dalam hati terdalamku agar tak Ada seorang pun Yg dapat meredam amarahku.
Aku pulang dan kenangan itu terlihat jelas di depan mataku.Senyuman seorang istri saat menyambut suaminya yg bru pulang kerja,menyediakan tea atau segelas air putih,seorang putri kecil yg mencium tangan ayahanda tercintanya.
Air mataku kembali berlinang tatkala aku membuka pintu kamarku,yg kulihat seorang bidadari dunia sedang menyisir rambut panjangnya.Kulangkahkan kakiku perlahan,tanganku berusaha menggapainya meski Kusadar itu hanyalah bayangan.
Amarahku memuncak dan kutinju cermin di depanku saat ku tak bisa menggapainya
bersambung,by cowok galo Dalam udara terbuka aku berdi menangis tertawa dengan tatapan yg memelas ke atas langit.Bibirku menganga tak kuasa menahan sakit yg mendera.Jiwaku bergelora terbakar api kemarahan yg entah pada siapa bisa kumelampiaskanya.
Semuanya serba samar,tak jelas.Namun dihari itu juga aku yakin kalau hari esok mentari masih terbit dari timur.Dalam kegelisahan kutanamkan api Dendam di dalam hati terdalamku agar tak Ada seorang pun Yg dapat meredam amarahku.
Aku pulang dan kenangan itu terlihat jelas di depan mataku.Senyuman seorang istri saat menyambut suaminya yg bru pulang kerja,menyediakan tea atau segelas air putih,seorang putri kecil yg mencium tangan ayahanda tercintanya.
Air mataku kembali berlinang tatkala aku membuka pintu kamarku,yg kulihat seorang bidadari dunia sedang menyisir rambut panjangnya.Kulangkahkan kakiku perlahan,tanganku berusaha menggapainya meski Kusadar itu hanyalah bayangan.
Amarahku memuncak dan kutinju cermin di depanku saat ku tak bisa menggapainya
bersambung,by cowok galo

Selasa, 20 November 2012

rumahmu di mana?

.Pemilik sebuah rumah di Utan
Kayu, Jakarta memasang
pengumuman ini. Dalam
kaidah EYD, penggunaan kata
“di” yang dipisah berfungsi
sebagai preposisi (kata depan) yang menerangkan
[biasa] tempat atau waktu;
“di tengah hari”, “di
Jakarta”, “di rumah”. Penggunaan kata “di” banyak
‘dikacaukan’ karena mereka
menganggap fungsinya sama
saja. Pada kasus ini, “Di
Jual” seharusnya ditulis
bersambung, “dijual”, karena maksudnya sebagai prefiks/
awalan pasif demi
menerangkan bahwa “rumah
tersebut dijual”. Bisa dibayangkan kalau ada
benar-benar tempat bernama
“Jual”, lalu Anda menyangka
“rumah orang ini di Jual.”
“Oh, kami tahu sekarang
rumahnya di mana.”ilmu fiqih dalam kitab fathul muin: gara-gara gaul